RSS
Stiap qt akan mmasuki pagi dan petang dlm takaran usia yg tsembunyi dari pengetahuan qt.Bila qt bisa mlewatkan stiap jenak usia itu dengan kebaikan ,maka lakukanlah.Tetapi qt tdk akn bisa mlakukannya tanpa pertolongan Allah.Maka bergegaslah,sbelum ia dtg memupus segala pekerjaan

To Kill a Mockingbird

To Kill a Mockingbird adalah judul sebuah novel karangan Harper Lee yang diterbitkan pada tahun 1960. Novel ini didasari pada pengamatan penulis terhadap keluarga dan tetangga-tetangganya, serta kejadian-kejadian yang terjadi di sekitarnya pada tahun 1936, ketika penulis masih berumur 10 tahun.

Novel ini terkenal karena bahasanya yang hangat dan penuh humor sekalipun isu-isu yang dibahas merupakan isu serius seperti pemerkosaan dan diskriminasi ras. Sebuah kritik menjelas

Novel ini telah ditinjau ulang (reviewed) oleh setidaknya 30 koran dan majalah. Baru-baru ini, To Kill A Mockingbird dinobatkan menempati peringkast teratas setelah injil dalam daftar "buku yang harus dibaca seseorang sebelum ia meninggal" ("every adult should read before they die")[1] Pada tahun 1962, buku ini diadaptasi menjadi film dengan judul yang sama dengan arahan sutradara Robert Mulligan, dan berhasil mendapatkan piala Oscar. Sejak tahun 1990, drama yang didasarkan pada cerita buku ini dimainkan secara rutin di Monroeville, Alabama, kampung halaman sang penulis, Harper Lee. Hingga saat ini, To Kill A Mockingbird merupakan satu-satunya karya Lee yang diterbitkan

Laskar Mawar- Sisi Lain wanita palestina


Kalian adalah laskar mawarku yang akan meluluhlantakkan tank-tank Israel!” seru Yasser Arafat pada pagi 27 Januari 2002. Sore harinya, untuk pertama kalinya seorang perempuan melakukan aksi bom bunuh diri. Perlawanan rakyat Palestina memasuki babak baru.

    Dalam derita penjajahan Israel, telah lama perempuan Palestina menjadi pejuang yang tangguh dan tabah. Mereka adalah anak yang menyaksikan ayahnya ditawan, istri yang merelakan suaminya hilang tanpa jejak, ibu yang menguburkan putranya. Namun, sejak hari itu, sebagian perempuan Palestina menempuh jalan perjuangan baru. Mereka memilih meledakkan diri sebagai “laskar mawar”.

    Barbara Victor, seorang jurnalis spesialis Timur Tengah dan isu-isu perempuan, mengajak kita menyelami kehidupan perempuan-perempuan pelaku bom bunuh diri itu. Dia meninjau berbagai aspek yang sering tenggelam dalam sensasi berita: kultur, psikologis, dan sosiologis perempuan Palestina. Barbara membawa kita menyimak kisah-kisah getir dan konflik-konflik yang membuat “mawar-mawar” ini memilih untuk menggugurkan kelopak mereka sendiri dalam sebuah dentuman yang menyentakkan dunia yang tak mengizinkan mereka mekar.
Judul: Laskar Mawar
Penulis: Barbara Victor
Penerbit: Mizan
ISBN: 9789794335147
Tebal: 404 halaman
Harga: Rp59.000,00